Senin, 17 Oktober 2016

Manusia dan Kesusastraan



Manusia wajib mengenal sastra karena sastra adalah sebuah upaya apresiasi diri untuk diteladani. Sastra juga menuntut manusia agar manusia mau mempelajari sastra terutama sastra di Indonesia. Manusia diberi akal dan pikiran untuk meneladani sastra dengan wujud pengenalan, kesenangan dan  keseringan menulis agar manusia mempunyai daya tarik tersendiri dalam dunia sastra. Kesusastraan juga meliputi unsur seni dan puisi.

Jadi, hubungan manusia dengan kesusastraan memiliki hubungan yang sangat erat karena budaya itu sendiri tidak luput dari tulisan-tulisan yang dibuat menjadi sebuah seni yang bernilai budaya. Maka dari itu sastra, seni dan budaya memiliki hubungan yang sangat erat dan saling berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya.

  • Contoh hubungan manusia dengan kesusastraan yaitu salah satunya adalah puisi :
Tak Akan Ku Lupa
by: Alda Amalia
Gumpalan awan di langit biru
Bercerita tentang kita
Saat deras hujan bagai air mata
Dan cerah mentari jadi wajah kita

Kau datang membawakanku pelangi
Saat hujan luka itu masih menari diatas perih
Kau hadirkan senyum terindah
Saat aku tenggelam dalam larutnya kegelapan

Pelangi diatas sana
Hanya menjadi saksi bisu
Saksi tentang perjalananku denganmu
Saat sebuah perbedaan menjadi suatu keindahan

Langit pun berbahasa
Lantunkan lagu rindu antara kita
Ketika kebersamaan menjadi langka
Ketika canda tawa begitu berharga

Saat senyummu menjadi satu-satunya nafas untukku
Sedikitpun tak akan kulupa
Bahwa kita pernah bersama
Pernah punya cerita...







Sumber :
  1.  http://larasdwip.blogspot.co.id/2012/11/manusia-dan-kesusastraan.html
  2.  http://rayrizqie.blogspot.co.id/2015/05/ibd-bab-3-manusia dan-kesusastraan_1.html
  3.  http://sonasoftskill.blogspot.co.id/2012/06/manusia-dan-kesusastraan.html
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar