Senin, 04 Juni 2018

Review Jurnal Psikologi & Teknologi Internet


Nama               : Alda Amalia (10516488)
Kelas               : 2PA10
Mata Kuliah    : Psikologi dan Teknologi Internet

REVIEW JURNAL 

  • Judul : Internet use and Problematic Internet Use: a systematic review of longitudinal research  trends in adolescence and emergent adulthood.
  • Jurnal : International Journal of Adolescence and Youth.
  • Volume & Halaman : Vol. 22 (4), Hal 430-454.
  • Tahun : 2017.
  • Penulis : Emma Louise Andersona, Eloisa Steenb dan Vasileios Stavropoulosa.
  • Reviewer : Alda Amalia
  • Tanggal : 31 Mei 2018.
  • Latar Belakang Penelitian : Dalam dekade terakhir, Penggunaan Internet telah tumbuh secara eksponensial dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, menyediakan komunikasi global, akses ke informasi, dan penyediaan hiburan. Ini telah menjadi sangat sentral dalam populasi dewasa remaja dan muncul untuk siapa literasi teknologi sangat penting untuk bekerja dan bermain. Peran signifikan internet dalam kehidupan populasi ini jelas, dengan 81% remaja yang memiliki akses ke komputer yang melaporkan menggunakan internet setiap hari untuk komunikasi dengan rekan-rekan mereka. Namun, garis antara Penggunaan Internet (IU) dan Penggunaan Internet Bermasalah (PIU) terasa overstepped dengan penggunaan Internet yang tinggi sejauh 'kecanduan' menjadi fokus dari banyak penelitian global dan 'Gangguan Gaming Internet' yang diusulkan sebagai suatu kondisi yang membutuhkan penelitian lebih lanjut oleh American Psychiatric Association (2013). PIU terdiri dari area penting penelitian sebagai konsekuensi negatifnya telah ditemukan berdampak pada fungsi sehari-hari, hubungan interpersonal, dan kesejahteraan emosional. Bahkan, gejala PIU mirip dengan mereka yang menderita kecanduan terkait zat, termasuk perilaku tak terduga dan suasana hati. Area ini sangat relevan untuk remaja (12 - 17 tahun) dan orang dewasa yang muncul (18 - 29 tahun) karena mereka mengakses Internet lebih dari kelompok usia lain.
  • Tujuan Penelitian : Untuk memetakan penelitian longitudinal di bidang Penggunaan Internet (IU) dan Penggunaan Internet Bermasalah (PIU) pada remaja dan orang dewasa yang muncul.
  • Subjek Penelitian : Populasi remaja (12 - 17 tahun) dan orang dewasa yang muncul (18 - 29 tahun) dalam total 29 studi.
  • Metode Penelitian : Pencarian database komputer ScienceDirect, PubMed, dan Penelusuran Akademik Lengkap dilakukan pada 13 Juni 2016, pencarian ini menghasilkan total 670 hasil yang termasuk hasil berikut di setiap database: ScienceDirect (181), PubMed (291) dan Academic Search Premier, (lebih dari 28.000 hasil awal, kemudian terbatas pada bidang psikologi yang menghasilkan 198 hasil. 
  • Alat Ukur Penelitian : Instrumen yang paling banyak digunakan dalam penelitian longitudinal IU dan PIU adalah Internet Addiction Test (IAT), Compulsive Internet Use Scale  (CIUS) dan  Chen Internet Addiction Scale (CIAS). 
  • Hasil Penelitian : Penelitian yang melibatkan IU-PIU berfokus pada efek-efek individual sementara pada tingkat tertentu mengabaikan pengaruh prediktor kontekstual dan yang berhubungan dengan aktivitas. Asalkan perkembangan perilaku yang menempatkan remaja / dewasa yang muncul pada akhir tertinggi kontinum IU-PIU dipengaruhi oleh ketiga bidang ini, penekanan yang lebih seimbang di antara faktor-faktor individu, kontekstual dan terkait Internet perlu diadopsi oleh penelitian longitudinal masa depan untuk mencapai wawasan yang komprehensif ke dalam perilaku IU-PIU dewasa remaja / emergent. Ini dapat lebih efektif menginformasikan kebijakan pencegahan dan intervensi yang dapat memaksimalkan manfaat IU dan meminimalkan dampak negatif dari PIU di masa muda. 
 

Selasa, 26 September 2017

Hubungan Motivasi Diri seorang Pemimpin terhadap Kualitas Kerjanya

              Motivasi berasal dari dalam diri tiap individu. Motivasi terbentuk dari sikap individu dalam menghadapi situasi apapun. Motivasi juga berarti perbuatan / tingkah laku untuk memenuhi kebutuhan dalam mencapai tujuan dan kesiapan dalam diri individu yang mendorong tingkah lakunya untuk berbuat sesuatu dalam mencapai tujuan.

            Di dalam lingkungan industri dan organisasi, baik di perusahaan maupun suatu komunitas tertentu, kinerja perusahaan/komunitas tersebut ditentukan oleh kualitas seorang pemimpin (leadership) yang ada didalamnya. Seorang pemimpin juga terbiasa untuk memberi motivasi kepada bawahannya agar tujuan-tujuan yang direncanakan dapat tercapai. Tetapi disisi lain, terkadang seorang pemimpin  kehilangan motivasinya untuk terus mengembangkan dirinya sendiri. Lalu, bagaimana cara jika seorang pemimpin mengalami hal tersebut? Ya, tentu saja hal tersebut hanya dirinya sendiri yang bisa mengatasinya. 

            Hal yang harus selalu diingat, bahwa posisi seorang pemimpin merupakan suatu pembuktian bahwa sesungguhnya dirinya sudah memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri serta karakter dan tahu bagaimana cara untuk bertahan dengan diri sendiri. Selain itu, untuk memotivasi diri sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu tetap fokus pada tujuan yang ingin dicapai, konsisten, dan bulatkan tekad bahwa segala rintangan dapat dihadapi.
         
         Jika kualitas seorang pemimpin sudah terbukti baik, maka dirinya bisa dipercaya untuk membimbing dan memotivasi para bawahannya. Salah satu caranya, yaitu memberi kemampuan pada pegawai sesuai dengan kapasitasnya. Sebab, jika pegawai harus mengerjakan suatu pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi sementara kapasitas dirinya rendah dapat dipastikan ia akan stress dan merasa frustasi. Di sisi lain, seorang pegawai dengan kemampuan tinggi diberi pekerjaan dengan tingkat kesulitan rendah,  ia akan merasa bosan dan merasa tidak dihargai. Untuk itu, seorang pemimpin harus pandai menyeimbangkan antara tantangan pekerjaan dengan kapasitas pegawainya. Lalu, bila hubungan keduanya didasari oleh motivasi yang kuat, tercukupi, dan seimbang satu sama lain, maka kualitas kinerja dan kerja sama yang dilakukan antara pemimpin dan bawahannya dapat terjalin dengan baik sehingga tujuan-tujuan yang sudah direncanakan dapat tercapai dengan hasil yang maksimal.

Kamis, 08 Juni 2017

TUGAS 04 - Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (1PA04)

Tugas 4 : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Nama : Alda Amalia
NPM : 10516488
Kelas : 1PA04
Matkul : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Dosen : Dina Kusuma Astuti


1. Jelaskan dampak perkembangan IPTEK terhadap kehidupan manusia dilihat dari sisi psikologisnya.
Jawab : Pada jaman modern sekarang ini, banyak manusia yang membutuhkan suatu alat bantu praktis untuk mempermudah manusia melakukan berbagai kegiatannya. Salah satunya seperti perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) yang semakin pesat dan canggih. Perkembangan IPTEK juga membawa beberapa dampak pada kehidupan manusia, baik itu secara positif maupun negatif.
✨Dampak positif dari adanya perkembangan IPTEK, yaitu:
 1. Kemajuan di bidang pendidikan, yaitu dengan berkembangnya kesempatan belajar serta bertambahnya tenaga ahli dan terampil dalam membantu proses pembelajaran.
2. Munculnya bentuk-bentuk integrasi formal di bidang politik, pemerintahan, hukum dan ekonomi.
3. Kemudahan komunikasi dan transportasi sehingga masyarakat yang tempat tinggalnya berjauhan dapat bertemu dan berbicara setiap saat dengan mudah.
4. Cara berpikir manusia yang lebih rasional sehingga manusia dapat dengan mudah memperoleh informasi dari segala sumber dengan cepat dan mudah.
5. Manusia menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju dalam meningkatkan perkembangan ilmu pengetahuan.

✨ Dampak negatif dari adanya perkembangan IPTEK, yaitu:
1. Unsur - unsur adat makin memudar, terutama yang berhubungan dengan religi dan kepercayaan.
2. Pengetahuan tradisional, misalnya pengobatan yang dillakukan secara tradisional semakin terlupakan.
3. Moral manusia mengalami degradasi.
4. Budaya asing semakin mudah masuk sehingga dapat melunturkan kecintaan terhadap budaya lokal.

Hasil teknologi yang berkembang pesat ini memang di tunjukkan untuk kehidupan manusia. Akan tetapi, kita juga harus bersikap kritis dalam menyikapi perkembangan IPTEK. Kita harus bisa menyaring setiap informasi yang kita peroleh sebelum kita aplikasikan dalam kehidupan sehari - hari. Oleh karena itu, perkembangan IPTEK harus diterima dan dikelola dengan baik sehingga dapat menyejahterakan umat manusia.





Sumber:
https://daridakhoridatus.wordpress.com/2015/01/12/dampak-kemajuan-iptek-terhadap-perkembangan-manusia/

Minggu, 07 Mei 2017

TUGAS 3 - Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (1PA04)

Tugas 3 : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Nama : Alda Amalia
NPM : 10516488
Kelas : 1PA04
Matkul : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Dosen : Dina Kusuma Astuti

1. Jelaskan mengenai teori tentang terjadinya bumi.
Jawab : Dalam terbentuknya bumi tidak diketahui secara pasti, tapi yang diketahui bahwa proses terbentuknya bumi tidak lepas dari proses terbentuknya tata surya.
Teori-teori yang mendukung terbentuknya bumi, yaitu :
⏺Teori Nebula ( Kabut )
       Teori kabut atau yang disebut nebula yang diperkenalkan oleh Immanuel Kant pada tahun 1755 serta Piere de Laplace pada tahun 1796. Dalam teori tersebut mengatakan bahwa di dalam jagat raya terdapat gas yang berkumpul menjadi kabut atau nebula,dimana gaya tarik menarik antara gas yang kemudian membentuk kumpulan kabut yang sangat besar serta berputar semakin cepat dan dimana proses perputaran yang sangat cepat ini, materi kabut dibagian khatulistiwa terlempar dan terpisah serta memadat yang disebabkan karena pendinginan. Matahari beserta planet-planet yang masih berbentuk gas, dimana kabut yang masih sangat pekat dan besar.Kabut yang masih berputar serta berpilin dengan kuat dan pemadatan terjadi pada pusat lingkaran dan kemudian membentuk matahari. Lalu, pada saat bersamaan materi lainnya membentuk menjadi massa yang lebih kecil daripada matahari dan kemudian menjadi planet, serta bergerak memutari matahari.Kemudian, materi tersebut semakin besar dan selalu melakukan gerakan yang teratur mengitari matahari dalam satu orbit yang tetap kemudian membentuk tingkatan keluarga matahari.
⏺Teori Planetesimal
       Sejak awal abad 20, Forest Ray Moulton seorang ahli astronomi asal Amerika, serta rekannya Thomas C.Chamberlain seorang ahli geologi, mengemukakan teori planestisimal hypothesis, bahwa matahari terbentuk dari massa gas yang bermassa sangat besar, disaat ada bintang lain yang melintas dan sangat dekat dan hampir terjadi tabrakan. Terlalu dekatnya lintasan mempengaruhi antara gaya gravitasi dengan dua bintang yang mengakibatkan tertariknya gas serta materi ringan yang ada pada bagian tepi. Pengaruh gaya gravitasi menyebabkan materi terlempar dan meninggalkan permukaan matahari serta permukaan bintang. Materi yang terlempar menyusut serta membuat gumpalam planestimal. Kemudian planestimal dingin dan memadat yang membentuk planet yang mengitari matahari.
⏺Teori Pasang Surut Gas ( Tidal )
       Teori pasang surut dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffereys pada tahun 1918. Teori ini menjeaskan bahwa terdapat suatu bintang besar yang mendekati matahari yang masih berbentuk gas, dari besarnya massa matahari dan besarnya massa bintang yang melaju membentuk sebuah tonjolan-tonjolan pada matahari  yang disebabkan gaya tarik bintang yang melaju. Semakin menjauhnya bintang melaju dengan matahari, maka tonjolan-tonjolan tersebut berpisah dan membentuk sebuah gumpalan - gumpalan gas yang membeku dan terbentuklah plant - planet baru termasuk diantaranya bumi. 
⏺Teori Bintang Kembar
       Teori bintang kembar dikemukakan oleh R.A. Lyttleton seorang ahli astronomi. Menurutnya, teori ini berasal dari bintang kembar yang berkombinasi, dimana salah satu bintang meledak sehingga bahan materialnya terlempar. Dari besarnya gaya gravitas bintang yang tidak meledak membuat material yang terlempar. Kemudian, akan tertarik dan mengelilingi matahari. Bintang yang tidak meledak disebut dengan matahari, edangkan pecahan bintang yang lain adalah planet - planet yang mengelilinya.
⏺Teori Big Bang
       Teori Big Bang berawal dari puluhan milyar tahun lalu yang awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada prosesnya. Lalu, putaran tersebut memungkinkan bagian - bagian kecil dan ringan terlempar ke luar serta bagian besarnya berkumpul di pusat dengan membentuk cakram raksasa, dimana suatu saat terjadi ledakan dahsyat dari gumpalan besar tersebut membentuk galaksi dan nebula - nebula selama kurang lebih 4,6 milyar tahun. Nebula - nebula tersebut membuka dan membentuk galaksi bima sakti yang selanjutnya membentuk sistam tata surya. Gumpalan yang terlempar keluar mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan - gumpalan yang dingin dan memadat. Kemudian, gumpalan tersebut membentuk planet - planet termasuk bumi.






Sumber :
http://www.spengetahuan.com/2016/08/5-teori-terbentuknya-bumi-menurut-para-ahli-lengkap.html
http://www.artikelsiana.com/2015/05/proses-terbentuknya-bumi-singkat-teori-secara.html

Sabtu, 08 April 2017

TUGAS 2 - Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar (1PA04)

Tugas 2 : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Nama : Alda Amalia
NPM : 10516488
Kelas : 1PA04
Matkul : Matematika dan Ilmu Alamiah Dasar
Dosen : Dina Kusuma Astuti

1. Jelaskan bagaimana IAD bermanfaat untuk perkembangan Ilmu Psikologi.
Jawab :
Ilmu Alamiah Dasar sendiri ditujnukan untuk mahasiswa-mahasiswa yang belajar di bidang sosial budaya, seperti Ilmu Psikologi agar mahasiswa-mahasiswa Psikologi memiliki pandangan yang lebih luas dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), mampu mendekati persoalan tentang pengetahuan alam dengan penalaran yang lebih bersifat komprehensif, memperoleh dan memahami pengetahuan yang ada dan termasuk ke dalam bidang Pengetahuan Alam dan Teknologi. Ilmu Alamiah Dasar juga sangat bermanfaat bagi perkembangan Ilmu Psikologi karena dalam menyimpulkan maupun menemukan sebuah teori baru, seorang psikologi menggunakan metode ilmiah ataupun non ilmiah yang juga dibutuhkan penalaran, logika, dan langkah-langkah yang didapat dari Ilmu Alamiah Dasar. Ilmu Dasar Alamiah juga dapat membantu seorang psikolog untuk menunjang kecakapannya dalam menangani masalah (problem solving).

2. Jelaskan perbedaam antara IPA Klasik dengan IPA Modern dan berikan contohnya.
Jawab:
Perbadaan IPA Klasik dengan IPA Modern, yaitu IPA Klasik umumnya lebih bersifat tradisional berdasarkan suatu pengalaman ataupun kebiasaan semata dan lebih mendahulukan eksperimen daripada teori, sedangkan IPA Modern diperoleh berdasarkan penelitian dengan menggunakan metode ilmiah yang disertai pengujian secara berulang sehingga nantinya diperoleh ilmu yang lebih mantap dan lebih mendahulukan teori daripada eksperimen.
- Contoh dari IPA Klasik : Pembuatan rendang. Produsen yang membuat rendang sama sekali tidak mengetahui proses yang terjadi dalam pembuatan rendangnya dari awal mula adanya makanan yang bernama rendang.Mereka tidak melakukan penelitian, namun hanya berdasarkan pengalaman/resep dari nenek moyangnya.
- Contoh IPA Modern : Pengalengan ikan maupun buah-buahan. Karena proses tersebut melalui proses pengujian secara berulang agar diperoleh hasil yang maksimal dari segi kebersihannya, kemasan, dan lain sebagainya.










Sumber :
https://aniandriani.wordpress.com/2013/06/27/tujuan-dan-manfaat-mempelajari-ilmu-alamiah-dasar-bagi-psikologi/
http://igapanggang.blogspot.co.id/2016/04/resume-ipa-klasik-dan-ipa-modern.html